Kamis, 03 September 2015

Aku Kalah

Apalah aku ini
Hanya serpihan cerita di hidupmu
Bukan seperti dia
Yang menjadi nyawa di harimu
Tentu saja
Tidak heran kau memilih dia
Dia yang nyata untukmu
Bukan seperti aku yang kian lama kian jauh
Aku sudah kalah dari awalnya
Sudah tidak ada lagi celah untuk kita bersama
Tapi memang aku yang memaksakan
Tapi memang aku yang menginginkan
Menginginkan untuk terus menikmati rasa ini
Rasa bahagia yang indah, rasa waswas, rasa khawatir, bahkan kesedihan yang selalu ada
Andai kau tahu betapa remuk hatiku mendengar kau pergi dengannya
Andai kau tahu betapa hancur membayangkan kau sedang bersamanya
Memegang tangannya
Memeluknya
Dengan raga yang sebelumnya pernah memelukku
Tuhan,
Mengapa tidak bisa kuhilangkan bayangan dirinya
Mengapa tidak bisa kuhapus namanya
Mengapa tidak bisa kuingkari rasa ini
Mengapa tidak bisa kulupakan wajahnya
Bahkan ketika kami telah berjauhan
Mengapa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar